Kamis, 08 Oktober 2015

Pengalaman buruk di Galeri Smartfren

Pengalaman buruk di Galeri Smartfren

Rabu, 07 Oktober 2015 pukul 14.40 saya pulang dari kampus, mampir dulu ke Galeri Smartfren Purwokerto yang beralamat di Jl. Soedirman Kompleks Ruko PJKA Purwokerto.

Pertama masuk ke galeri, disambut dengan baik oleh si satpam. Saya dikasih secarik kertas nomor antrian karena mesinnya sedang rusak. Saya dapat antrian nomor 2b, cukup antri beberapa menit untuk 1 orang.

Setelah menunggu beberapa saat, giliran saya dipanggil oleh CS2, terjadi percakapan :

CS2 : Selamat datang di galeri smartfren, ada yang bisa saya bantu? Nama saya CS2

A : Iya, nama saya Agung. Jadi gini mba Saya kan punya Andromax U3 sudah cukup lama, tapi lama kelamaan koh RAM berkurang ya kan seharusnya 1GB ( 900mb++ ) tapi ini cuma 813mb gak sampai 900 mb, ini gimana? (sambil ngeluarin Hp dan menunjukkan keluhan tersebut)

CS2 : coba saya cek sebentar (sambil utak atik hp) maaf ya mas, saya baru bekerja disini beberapa hari jadi belum paham betul

Mungkin CS2 bingung dan ga bisa menjawab keluhan saya, CS2 pun bertanya pada CS3 untuk membantu menjawabnya

CS2 : Mas ini hpnya kok ramnya berkurang banyak ya ini gimana? (sambil nunjukin Hp)

CS3 : Kalo android sudah cukup lama emang begitu mas, kan sudah kepake buat aplikasi + game, ini harus di Hard reset (jawab singkat, karena masih ada pelanggan lain)

CS2 : Jadi begitu mas, ini harus di Hard reset, tapi nanti datanya bisa hilang semua, gimana?

A : biayanya sampai berapa mba? Ya udah di Hard reset aja gapapa

CS2 : Biayanya gratis koh mas, tunggu sebentar ya. (copot casing lalu melepas kartu sim saya, lalu mencoba melepas baterai namun tak bisa)

A : itu kan ngga bisa dilepas mba, baterainya tanam.

CS2 : (masih mencoba membuka baterainya) Mas ini baterainya ga bisa dibuka apa? Terus resetnya gimana (tanya CS3)

CS3 : iya ini ga bisa dibuka, langsung di Hard reset aja kalo kartu simnya sudah lepas.

(CS2 masuk ke dalam ruangan dan melakukan Hard reset sekitar 3menit) cukup cepat

Sambil nunggu, saya baca promosi smartfen di selebaran kertas di atas meja.

CS2 : Ini mas hpnya udah jadi, bentar ya saya cek dulu (cek hp lagi) ini ramnya tetap mas 800mb gak bisa balik lagi (mencoba cari bantuan CS1)

Terjadi perdebatan yang cukup lama antara saya dan CS1

CS1 : Ooh ini wajar mas ramnya cuma segitu, hp manapun kalo ramnya 1gb ngga ada yang pas 1gb, pasti kurang semua

A : Lah ini kan kurangnya banyak loh mas kalo kurang sekitar 50mb-100mb sii wajar, lah punyaku cuma 800mb berarti selisih 200mb kan. Banyak banget loh segitu

CS1 : iya itu kan kepotong buat aplikasi sama game yang udah di instal

A : iya ngga lah mas kalopun kepotong kan seharusnya ramnya tetap 1gb lah ini cuma 800 mb, 300mb digunakan + 500mb kosong kan hasilnya cuma 800mb.

CS1 : lah kan tadi aku bilang ram android ga ada yang pas 1gb

A : lah iya mas ini kan selisihnya sampai 200mb, kan jadi kalo buat buka aplikasi + game jadi tambah lag

CS1 : Semua Hp begitu koh mas, wajar kan sudah instal aplikasi + game

A : ya ga begitu mas, kan ini selisihnya banyak, kalo android lain kan selisihnya sedikit

CS1 : Coba Ini bandingkan dengan hp lain (sambil nunjukin 2hp andromax lainnya) kan sama mas ga ada yang pas 1gb

A : lah ini kan 550mb usage + 330mb kosong , jadi hasilnya 980mb,  wajar lah mas selisihnya sedikit, lah punyaku kan selisihnya 200mb

CS1 : coba cek hp andromax lainya di depan (andromax 4g baru)

CS2 : sini mas coba cek dulu

(Saya masih berdebat dengan CS1)

CS1 : lah kalo mas punya komputer ram 4gb pasti gak pas 4gb, pasti kurang dari segitu. Kan itu kepotong buat sistem

A : (cape berdebat, saya tunjukkan blackberry Q10 punyaku) nih mas BlackBerryku aja sudah lama ramnya tetap segini gak berkurang, 1,26gb usage + 0,76gb free, jadi totalnya 2,02gb malahan lebih banyak

CS1 : sebentar saya cek dulu (masuk ke dalam ruangan bersama CS2, cukup lama sekitar 10menit)

Mungkin mereka sudah lelah juga jadi masuk ke dalam ruangan

Setelah beberapa saat kemudian mereka keluar dan langsung menghampiri saya

CS1 : maaf mas jadi gini, ini hpnya udah gak garansi karena sudah di root. Jadi kami gak bisa menanganinya secara gratis, ada biayanya

A : (memang hpnya pernah diroot, jadi saya sadar diri) lah terus biayanya berapa mas?

CS1 : biayanya 900rb mas, gimana?

A : gila banyak banget mas, masa sampai segitu?

CS1 : iya mas ini harus ganti mesinnya kalo pengin ramnya kembali seperti semula, soalnya ini udah pernah di root (sambil nunjukkin aplikasi SuperSU) jadi gak garansi karena otomatis softwarenya udah gak murni dari smartfren lagi

A : iya udah lah mas

CS2 : maaf ya mas ngga hp smartfren doang kok yang kaya gitu

A : iya, cuma di smartfren doang yang pelayanannya kaya gini, yang lain ngga !!!

(dengan nada kesal dan penuh kecewa saya pun langsung mengambil hpku dan langsung pergi ke kampus)

CS2 : sekali lagi maaf ya mas, makasih atas kunjungannya

Keluhan yang paling memuakkan:

- waktu penanganan lama banget sekitar pukul 14.40-15.20 tapi hasilnya NIHIL jadi pekerjaan lainku (kuliah pancasila jam 15.30) amburadul dan terlambat
- kenapa pertama katanya biayanya gratis berubah menjadi 900rb
- kenapa biaya service 900rb, padahal harga hpnya ga sampe segitu. Harga 999.000 pun malah udah dapet andromax 4g yang notabene lebih mutakhir. Kenapa biaya servicenya lebih mahal dari itu?
- dan yang terakhir bilang sudah di rooting, kenapa ga bilang dari awal. Kalo sudah tahu bayarnya mahal kan saya bisa langsung pulang dan ga buang waktu sampe ±40menit
- CS2 masih baru bekerja di smartfren kenapa ga ada pendampingnya, kan jadi penanganan lama sekali dan menggangu CS1 dan CS3 yang juga masih melayani keluhan pelanggan lainnya

Minggu, 19 Oktober 2014

20 TOKOH ANIME JEPANG TERCANTIK

20.Tokine Yukimura (Kekkaishi).


Wah,tokoh dari anime kesukaanku, Kekkaishi! Seorang gadis cantik berjulukkan ``Lily Putih``. Seorang Kekkaishi yang imut! Layak banget nih sebagai tokoh anime wanita tercantik peringkat 20 (Jangan diprotes ya... ;-P).



















19.Akiyama Mio (K-On !).
Gadis yang suka musik, pintar, dan pemalu.
Rambut panjang hitam terurai dan dengan wajah cantik menggemaskan dengan bangga saya memasukkannya ke peringkat 19.










18.Mystearica (Tales of the Abyss).
Gadis manis dengan kekuatan sihir dan bisa menyanyikan lagu yang indah, dengan rambut coklat indah dan wajah yang manis. Peringkat 18, Tear, ku pilih ini karena dia adalah gadis yang ideal banget.












17.Hinagiku Katsura (Hayate the Combat Butler).
Ketua OSIS dengan rambut merah muda,cantik lagi, siapa yang nggak suka samanya? Karena kecantikkannya dan kepintarannya, dia berada di peringkat 17. 















16.Yoko (Tengen Toppa Gurren Lagann).
Seorang gadis berambut merah api panjang dan hanya menggunakan bikini. Pengguna senjata yang sangat cantik dan sexy. Siapa sangka dia masuk peringkat ke 16.





 







15.Nia (Tengen Toppa Gurren Lagann).
Teman Yoko dengan rambut unik dan mata yang bersinar. Kulit putih seperti bidadari dan berwajah seperti malaikat. Cocok memasukkannya ke peringkat 15.










14.Kazumi (Shakugan no Shana).
Gadis muda berambut pendek memakai baju seragam SMU khas Jepang. Manis dan imut, gadis ideal dan cantik ini mendapat peringkat di posisi 14.

















13.Sakura (Tsubasa Reservoir Cronicle).
Gadis yang manis dan dengan paras yang meyakinkan. Wajahnya yang imut membuatnya berada di peringkat posisi 13.

















12.Nico Robin (One Piece).
Gadis cerdas berhidung mancung. Berkekuatan spesial dan cantik. Dengan wajah yang manis dan tubuh yang sexy, Robin laris manis di peringkat posisi 12.
















11.Yuki-Onna (Nurarihyon no Mago).
Gadis hantu baik hati pengendali es yang tergabung dalam klan Nura. Kebaikan dan kecantikkannya berhak berada di peringkat 11.





















10.Himeji Mizuki (Baka to Tesuto to Shoukanjuu).
Malaikat berambut merah muda yang cerdas dan ramah. Kepintarannya mencapai posisi kelas A. Paras wajah yang imut dengan dada besar membawanya ke peringkat 10.





























9.Mikuru Asahina (The Melancoly of Haruhi Suzumiya).
Gadis berpakaian pelayan dari masa depan yang super sexy, cantik,imut, dan lucu. Gadis pemalu ini berada di peringkat ke 9.











8.Virgo (Fairy Tail).
Pelayan dari dunia roh selestial, Virgo! Pelayan manis yang suka membantu tuannya. Sekarang dia peringkat ke 8. Apa sih yang kurang dari Virgo? Berambut merah muda dan sexy begini jangan dibilang kurang!








7.Juvia Loxar (Fairy Tail).
Sang penyihir air Juvia Loxar! So SEXY! Gadis yang sangat peduli sesama sekaligus baik hati. Cocok menempatkannya di posisi ke 7.

















6.Lucy Heartpilia (Fairy Tail).
Gadis penyihir pemegang kunci roh selestial, Lucy! Gadis cerdas yang manis dan humoris. Gadis imut yang suka menggunakan rok pendek. Layak meletakkannya di posisi 6.










5.Orihime Inoue (Bleach).
Gadis langsing pecinta hal yang lucu dan menggemaskan, itulah Orihime! Gadis dengan dada besar dan sangat manis ini layak berada di posisi 5!














4.Boa Hancock (One Piece).
Boa Hancock, tokoh paling SEXY di anime One Piece! Wanita yang suka memakai baju terbuka,hebat! Cantik banget XD !!! Cocok meletakkanya di posisi 4.


















3.Rengiku Matsumoto (Bleach).
Tokoh paling SEXY di anime Bleach! Dewi berbelahan dada yang super duber cantik! Menjadikannya berada di posisi 3!


















2.Haruno Sakura (Naruto).
Haruno Sakura, gadis manis dan cerdas dari Konoha Gakure. Bisa menyembuhkan luka, langsing, pintar,  dan hebatnya lagi,dia seorang ninja! Posisi 2 layak untuknya. (Lho, kenapa Sakura tidak peringkat 1 aja? Hehehe ada alasannya bro. Lihat aja siapa peringkat 1nya).










@????             :``Jadi siapa peringkat satunya ya???``
@Dyna (Gue):``Hehehe, ada aja bro.``
@????             :``Kenapa Sakura tidak peringkat satu???``
@Dyna           :``Itu karena Sakura terlalu cengeng, dan bahkan pada awalnya sakura itu lemah banget.``
@????             :``Mmm, benar juga sih, tapi sekarang beda.``
@Dyna           :``Iya benar juga loe kawan. Tapi aku menilai mereka ini bukan hanya dari kecantikkannya, tapi aku menilai sikap dan kekuatan mereka.``
@????             :``Jadi siapa yang ada di peringkat 1????``
@Dyna           :``Lihat aja deh dengan mata kepala loe sendiri!``
(Maaf ya bagi yang menggemarin Sakura....)

Ini dia tokoh anime wanita tercantik :

1.Erza Scarlet (Fairy Tail).
The Titania Queen, Erza Scarlet, SELAMAT telah menjadi peringkat 1. Peri paling kuat di Serikat Fairy Tail. Cewek cantik, manis, kuat lagi. Apa sih kekurangan Erza?









PENGERTIAN KOMUNIKASI DATA

Pengertian Komunikasi Data

(Data Communication)




Pengertian Komunikasi Data

Komunikasi berasal dari bahasa Inggris ‘Communication’, secara etimologis berasal dari bahasa Latin ‘Commicatus’, dan perkataan ini bersumber dari kata ‘Communis’ yang memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi miliki bersama’. Komunikasi berarti suatu proses membangun saling pengertian dengan menciptakan dan menggunakan informasi agar tehubung satu sama lain.
Data berasal dari kata ‘datum’ yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa. Data merupakan sesuatu yang masih belum mempunyai arti bagi penerimanya dan memerlukan suatu pengolahan untuk menjadi informasi (informasi adalah sesuatu yang bisa dimengerti manusia dan bernilai pengetahuan). Data bisa berwujud suatu kedaan, gambar, huruf, angka, bahasa, simbol matematika dan simbol lainnya yang bisa digunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data secara elektronik dari dua atau lebih alat yang terhubung kedalam sebuah jaringan (network) melalui suatu media. Elemen Sistem Komunikasi data dapat dibagi menjadi 3 bagian seperti yang digambarkan dalam bagan berikut ini:

Gambar 1. Elemen Sistem Komunikasi Data
Untuk mengkomunikasikan data dari suatu tempat ketempat lain ke 3 elemen tersebut harus ada, bila salah satu elemen tidak tersedia maka komunikasi data mustahil bisa dilakukan.

Perkembangan Komunikasi Data

Sebelum berkembangnya teknologi komunikasi data dan adanya jaringan komputer (computer network), banyak perusahaan mengalami keadaan seperti yang digambarkan sebagai berikut:
Suatu perusahaan umumnya terdiri atas berbagai bagian yang masing-masing menjalankan fungsinya. Perkembangan perusahaan akan memberikan tuntutan bagi suatu bagian untuk melakukan komputerisasi operasinya. Tiap bagian akan mengembangkan sistemnya sesuai dengan keperluannya sehingga perusahaan tersebut akan mempunyai berbagai sistem yang satu dengan yang lainnya tidak kompatibel dan hanya efisien untuk bagian tersebut. Untuk menghemat biaya, waktu dan tenaga, digunakanlah sistem yang dipusatkan sehingga masing-masing bagian hanya menyiapkan datanya sedangkan pengolahannya dipusatkan dan dilakukan oleh komputer yang berkekuatan besar (mainframe). Pengolahan kebanyakan dilakukan secara sistem batch (Batch Processing system). Sistem terpusat seperti ini mengumpulkan dan mempersiapkan data yang hendak diolah agar dapat diterima oleh komputer pusat pengolah data, sehingga memerlukan selang beberapa waktu untuk memperoleh hasilnya. Kadang-kadang data yang diperlukan dan telah dipersiapkan tersebut dibawa dengan alat transportasi ke komputer pengolah data. Oleh komputer data tersebut akan diolah sesuai dengan aturan yang berlaku. Hasil pengolahan kemudian dikeluarkan dalam bentuk yang dapat dipergunakan oleh pemakai, misalnya berbentuk cetakan kertas(print-out), ataupun bentuk lain. Hasil ini kemudian dikirimkan ke pihak yang memerlukannya. Tiap-tiap bagian tidak dapat memasukkan data dan mendapatkan data seketika dari komputernya.

Untuk mengatasi selang waktu yang diperlukan untuk membawa data tersebut haruslah digunakan suatu sistem komunikasi data. Dengan sistem ini tiap pengolahan yang diperlukan akan mendapatkan suatu terminal yang terhubung ke komputer pusat. Melalui terminal ini tugas atau data dapat secara langsung diberikan kepada komputer dan hasilnya dapat diterima seketika itu juga. Selain itu, data bagian lain dapat juga dimanfaatkan jika dibutuhkan sehingga dapat diperoleh sistem pengolahan informasi yang benar-benar terpusat. Semua bagian dari perusahaan tersebut dapat saling memanfaatkan data karena tersimpan di satu tempat dan program yang ada akan mengatur keandalan dari data perusahaan.
Pada situasi di atas terlihat kenyataan bahwa untuk mendapatkan hasil yang diinginkan diperlukan cukup banyak waktu. Usaha mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil pengolahan menyebabkan timbulnya komunikasi data ini. Sebelum adanya komunikasi data aktivitas pengolahan data harus melalui beberapa prosedur yang tidak terlalu efisien.
Dari uraian tersebut dapat disimpulkan, bahwa waktu dapat dihemat terutama pada bagian transportasi dan pada saat pengubahan bentuk data ke bentuk yang sesuai dengan bentuk yang dapat diterima oleh sistem komputer. Dengan menggunakan saluran komunikasi sebagai alat transportasi, waktu yang dapat dihemat cukup banyak. Bilamana kegiatan pengubahan bentuk data ke bentuk yang dikehendaki tidak terjadi dalam proses langsung dan harus dilakukan pada saat pengumpulan data, maka komunikasi data seperti ini disebut komunikasi data off-line (Of line data communication).
Lebih banyak waktu lagi dapat dihemat bila data yang dikumpulkan dapat langsung diterima oleh komputer lalu segera diolah (interactive), berarti sistem komunikasi data seperti ini disebut sebagaiKomunikasi data on-line (On line data communication). Dengan adanya komunikasi data ini pemakai (user) dapat mengirimkan data langsung ke komputer melalui terminalnya yang dihubungkan dengan saluran transmisi. Akibatnya komunikasi data memberi keuntungan dalam penghematan waktu dalam hal:
  1. Pengumpulan dan persiapan data: Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu intelligent terminal (terminal pintar) maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses.
  2. Pengolahan data: Komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi.
  3. Distribusi: Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirimkan kepada pemakai yang memerlukannya.
Kalau alasan pertama adalah penghematan waktu, maka alasan kedua ialah penggunaan sistem komputer secara lebih efisien. Contohnya ialah penggunaan komputer secara bersama oleh berbagai departemen, bagian ataupun anak perusahaan dari suatu perusahaan yaitu dengan pemakaian terminal pada masing-masing pihak yang membutuhkannya.
Sekarang dapat disimpulkan bahwa tujuan komunikasi data antara lain ialah:
  • Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah yang besar secara effisien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari satu tempat ke tempat yang lain.
  • Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukungnya dari jauh (remote computer use)
  • Memungkinkan penggunaan sistem komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol
  • Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer
  • Mengurangi waktu untuk pengolahan data
  • Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan)
  • Mempercepat penyebarluasan informasi.
Kini perusahaan kecil dan menengah dengan cepat mengadopsi pemakaian komputer terutama apa yang dikenal sebagai PC (Personal Computer). Umumnya perusahaan-perusahaan ini sebagian besar tidak menggunakan sistem terpusat karena investasi yang diperlukan terlalu tinggi. Pemakaian dari PC yang meluas menimbulkan perkembangan yang pesat dalam hal pemakaian bersama sumber daya dan menuntut komunikasi yang handal dan murah. Kemajuan teknik komunikasi data menyebabkan timbulnya suatu jaringan yang merupakan kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat saling berkomunikasi. Jaringan yang dibentuk karena dimungkinkannya komunikasi yang handal antar perangkat dalam jaringan tumbuh dengan sangat pesat. Pengolahan informasi bukan saja terpusat akan tetapi dapat tersebar. Jaringan akan dinilai didasarkan atas keandalan, keamanan dan unjuk kerjanya (misalnya dalam hal jumlah pemakai yang dapat didukungnya; jenis medium yang dipakai; perangkat keras; perangkat lunak). Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada karakterisitik dasar yaitu: penyampaian (delivery), ketepatan (accuracy) dan waktu (timeliness).

 Bentuk Sistem Komunikasi Data

Dari pembahasan perkembangan komunikasi data maka dapat diketahui suatu sistem komunikasi data dapat berbentuk off-line communication system atau on-line communication system.
1. off-line communication system
Suatu bentuk sistem komunikasi data yang sederhana dapat berbentuk off-line communication system,yaitu data yang ditransmisikan tidak langsung diproses oleh CPU penerima.

2. On-Line Communication System
Suatu on-line communication system, data yang dikirimkan akan langsung diterima oleh komputer pusat untuk diolah. On-Line Communication System dapat berbentuk remote job entry (RJE) system; realtime system; time sharing system; client server system atau distributed data processing system.
a.      Remote Job Entry System
Data yang akan dikirimkan dikumpulkan terlebih dahulu dan dikirimkan secara bersama-sama ke komputer pusat untuk diolah. Karena data dikumpulkan (batch) terlebih dahulu dalam suatu periode, maka cara pengolahan sistem ini disebut dengan batch processing system. Hasil dari pengolahan data umumnya ada dikomputer pusat dan tidak dapat langsung seketika dihasilkan, karena komputer pusat harus sekaligus mengolah sekumpulan data yang cukup besar.

 b.      Realtime System
Suatu realtime system memungkinkan data yang dikirim kepusat komputer seketika pada saat itu juga akan diolah di pusat komputer dan pusat komputer mengirimkan kembali hasil pengolahan pengiriman data yang dikirimkan tersebut. American Airlines merupakan perusahaan yang pertama kali mepelopori sistem ini. Dengan realtime system, penumpang dapat memesan tiket untuk suatu nomor penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya kurang dari 15 detik, calon penumpang dapat pula mengetahui apakah masih ada tempat duduk atau tidak.

 c.       Time Sharing System
Time Sharing System memungkinkan beberapa pemakai bersama-sama menggunakan suatu komputer dan komputer tersebut akan membagi waktunya bergantian untuk tiap-tiap pemakai. Tiap-tiap user dilayani oleh komputer  bergiliran dalam waktu yang sangat cepat (time slice atau quantum), sehingga tiap-tiap pemakai komputer tidak merasa bahwa komputer melayani beberapa pemakai sekaligus bergiliran.

d.      Client Server System
Time Sharing System umumnya melibatkan komputer mainframe yang dihubungkan dengan banyak terminal. Terminal yang digunakan adalah dumb terminal yang digunakan sebagai alat input atau output saja. Terminal ini disebut dengan dumb terminal (terminal bodoh) karena tidak memilikiprocessor, sehingga semua pengolahan data dilakukan oleh komputer pusat (mainframe). Oleh karena itu komputer pusat harus membagi waktunya (time sharing) untuk melayani dumb terminal.
Dengan semakin murahnya komputer mikro (PC), banyak dumb terminal yang diganti oleh komputer mikro ini. Sebagai sebuah terminal, komputer mikro merupakan Intelligent terminal karena memilikiprocessor didalamnya, sehingga pengolahan data dapat dilakukan di komputer mikro tersebut. Jika pengolahan data dapat dilakukan di masing-masing terminal, maka logikanya pengolahan data tidak perlu dilakukan oleh komputer pusat yang besar dan mahal seperti mainframe. Yang diperlukan adalah komputer pusat yang menyediakan database dan program aplikasi umum. Komputer pusat seperti itu cukup komputer mini bahkan komputer mikro yang memiliki media penyimpanan cukup besar untuk melayani (server) kebutuhan data dan program dari terminal-terminal komputer mikro. Komputer pusat yang berfungsi sebagai penyedia data dan program ini disebut dengan server. Komputer-komputer mikro yang berfungsi sebagai terminal disebut dengan clients dan sistem jaringan ini disebut dengan Client Server System.
 e.       Distributed Data Processing System
Distributed Data Processing (DDP) System merupakan suatu sistem komputer interaktif yang lokasinya terpencar dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi, masing-masing komputer mampu mengolah data secara sendiri-sendiri dan mampu berhubungan dengan komputer lainnya dalam suatu sistem. Masing-masing komputer dalam setiap lokasi menggunakan komputer yang lebih kecil dibandingkan dengan komputer pusat. Komputer kecil tersebut memiliki penyimpanan data tersendiri dan mampu mengolah data sendiri. Pekerjaan yang terlalu besar yang tidak dapat dilakukan ditempat sendiri maka akan ditransmisikan untuk diolah di komputer yang lebih besar, atau bila data tidak tersedia ditempat sendiri, dapat diambilkan dari komputer pusat.

Model Komunikasi Data

Ada 3 macam model komunikasi data dilihat berdasarkan tipe channel transmisi, yakni tipe transmisi satu arah (Simplex atau one way transmission), transmisi dua arah bergantian (Half Duplex atau either way transmission), atau transmisi dua arah serentak (Full Duplex atau both way transmission).
1.       Simplex atau One Way Transmission
Tipe channel transmisi ini hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk satu arah saja, tidak bolak-balik. Misalnya siaran radio atau televisi, yaitu signal yang dikirimkan dari stasiun pemancar hanya dapat diterima oleh pesawat penangkap siaran, tetapi pesawat penangkap siaran tidak dapat mengirimkan infomasi balik ke stasiun pemancar. Pengiriman data dari satu komputer ke komputer lain yang searah (komputer yang satu mengirim kekomputer lainnya sebagai penerima) merupakan contoh dari one way transmission.
2.       Half Duplex atau Either Way Transmission
Half Duplex atau Either Way Transmission biasa disingkat HDX, dalam tipe channel transmisi ini informasi data dapat dikirim dan diterima namun tidak secara serentak (bergantian). Artinya bila satu mengirimkan maka yang lainnya menerima dan sebaliknya. Radio CB Walkie-talkie merupakan contoh dari two-way transmission, dengan radio CB Walkie-talkie kita dapat berbicara atau mendengarkan namun secara bergantian.
3.       Full Duplex atau Both Way Transmission
Full Duplex atau Both Way Transmission biasa disingkat FDX merupakan channel transmisi dimana informasi data dapat mengalir dalam dua arah serentak atau dapat mengirim dan menerima data dalam waktu yang bersamaan. Komunikasi lewat telepon merupakan contoh dari tipe channeltransmisi ini. Dengan telepon kita bisa berbicara sekaligus mendengarkan apa yang sedang diucapkan oleh lawan bicara.
Model komunikasi data berdasarkan jalur transmisinya terdiri dari unicast, multicast, dan broadcast.
1.       Unicast
Unicast merupakan kontak data informasi pada suatu alat dengan alat yang lain, sedangkan ketika kontak tersebut terjadi, alat tersebut tidak dapat melakukan kontak dengan alat lainnya diluar kontak yang terjadi. Contoh apabila dua telepon saling terhubung, telepon yang lain tidak dapat menghubungi salah satu dari kedua telepon yang sedang terhubung itu.
2.       Multicast
Berbeda dengan Unicast, dalam multicast ketika proses kontak terjadi, masing-masing alat tetap dapat terhubung dengan alat lainnya. Contohnya adalah server yang digunakan untuk mengakses Internet. Server mampu melayani beberapa komputer yang terhubung dengan media transmisi, dan dalam proses ini masing-masing komputer mampu melakukan proses balik dengan server tersebut.
3.       Broadcast
Dalam proses ini alat yang menerima data informasi tidak dapat memberikan respon balik terhadap alat pengirim data informasi. Akan tetapi pengirim dapat mengirim kelebih dari satu alat sekaligus. Contohnya pemancar radio dan pemancar televisi.
Berdasarkan konfigurasi jalur transmisi data, model komunikasi data terbagi menjadi point to pointdan point to multipoint:
1.       Point to Point
Dalam konfigurasi ini media atau peralatan saling terhubung antara satu peralatan dengan peralatan lain tanpa terbagi. Konfigurasi ini biasanya digunakan pada beberapa peralatan komputer seperti printer yang terhubung langsung dengan komputer.
2.       Point to Multipoint
Dimana suatu alat atau media dapat terhubung dengan beberapa alat lainnya. Proses transmisi data yang menggunakan konfigurasi ini misalnya penyiaran radio yang mana sebuah pemancar dapat diakses atau terhubung dengan beberapa radio sekaligus.
Berdasarkan mode transmisi data, komunikasi data dapat berbentuk mode transmisi paralel (parallel transmission) dan mode transmisi seri (serial transmission).
1.       Mode Transmisi Paralel
Pada mode transmisi ini, semua bit dari karakter yang diwakili oleh suatu kode, ditransmisikan secara serentak satu karakter setiap saat.

 Bila digunakan kode ASCII, maka dibutuhkan sebanyak 8 channel untuk mentransmisikan sekaligus ke 8 buah bit 1 karakter kode ASCII. Perhatikan, bahwa yang ditransmisikan secara paralel adalah bit-bit dalam 1 karakter, sedangkan masing-masing karakternya ditransmisikan secara seri (berurutan).
2.       Mode Transmisi Serial
Mode transmisi serial merupakan mode transmisi yang umum dipergunakan. Pada mode ini, masing-masing bit dari satu karakter dikirimkan secara berurutan, yaitu bit per bit, satu diikuti oleh bit berikutnya. Penerima kemudian merakit kembali arus bit-bit yang datang ke dalam bentuk karakter.

 Jaringan Komputer 

Jaringan komputer (networks) adalah kumpulan interkoneksi sejumlah komputer dan komponen hardware dengan saluran komunikasi sehingga dapat berbagi sumber daya dan data informasi.
Berikut ini merupakan Jenis-jenis jaringan komputer:
Berdasarkan Arsitektur Jangkauan Area
1)      PAN (Personal Area Network)
2)      LAN (Local Area Network)
3)      MAN (Metropolitan Area Network)
4)      WAN (Wide Area Network)
5)      internet (International Network/Interconnected Network)
Berdasarkan Media Transmisi
1)      Wireline (dengan kabel): jenis-jenis kabel yang biasa digunakan adalah kabel twisted pair (UTP/unshielded twisted pair dan STP/shielded twisted pair), Coaxial, dan Fiber Optic
2)      Wireless (tanpa kabel atau nirkabel): jenis-jenis media transmisinya dapat berupa terestrial microwave (gelombang mikro yang sumbernya dan disalurkannya di bumi),  satellite system, radiasi elektromagnetik, bluetooth, infrared dsb.
Berdasarkan Desain Fisik / Topologi
1)      Star
2)      Bus
3)      Ring
4)      Mesh
5)      Tree

Protokol Komunikasi Data dan Model Referensi OSI

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi dan perpindahan data informasi antara dua atau lebih komputer. Protokol mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi berbagai hal mulai dari perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.
Fungsi  protokol  secara  detail  dapat  dijelaskan berikut:
1)      Fragmentasi dan reassembly
Fungsi  dari  fragmentasi  dan  reasembly  adalah membagi  informasi  yang  dikirim menjadi  beberapa  paket  data  pada  saat  sisi  pengirim  mengirimkan  informasi dan  setelah  diterima  maka  sisi  penerima  akan  menggabungkan  lagi  menjadi paket informasi yang lengkap.
2)      Encaptulation
Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
3)      Connection control
Fungsi  dari  Connection  control  adalah  membangun  hubungan  (connection) komunikasi  dari  sisi  pengirim  dan  sisi  penerima,  dimana  dalam  membangun hubungan  ini  juga  termasuk  dalam  hal  pengiriman  data  dan  mengakhiri hubungan.
4)      Flow control
Berfungsi sebagai pengatur perjalanan data dari sisi pengirim ke sisi penerima.
5)      Error control
Dalam  pengiriman  data  tak  lepas  dari  kesalahan,  baik  itu  dalam  proses pengiriman  maupun  pada  waktu  data  itu  diterima.  Fungsi  dari  error  control adalah  mengontrol  terjadinya  kesalahan  yang  terjadi  pada  waktu  data dikirimkan.
Salah satu protokol standar internasional adalah OSI (Open System Interconnection). OSI dikeluarkan oleh lembaga ISO (International Standars Organization ) di Eropa pada tahun 1977. Model referensi OSI menggambarkan bagaimana data informasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu komputer lain. Model ini disebut OSI (Open System Interconnection)Reference Model karena model ini ditujukan bagi pengkoneksian open systemOpen System dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terbuka untuk berkomunikasi dengan sistem-sistem lainnya.
Model OSI itu sendiri bukanlah merupakan arsitektur jaringan, karena model ini tidak menjelaskan secara pasti layanan dan protokolnya untuk digunakan pada setiap layernya. Model OSI hanya menjelaskan tentang apa yang harus dikerjakan oleh sebuah layer. Akan tetapi ISO juga telah membuat standar untuk semua layer, walaupun standar-standar ini bukan merupakan model referensi itu sendiri. Setiap layer telah dinyatakan sebagai standar internasional yang terpisah. Model OSI disusun atas 7 lapisan sebagai berikut, disusun dari lapisan yang terendah sampai lapisan yang tertinggi:
  1. fisik (lapisan 1);
  2. data link (lapisan 2);
  3. network (lapisan 3);
  4. transport (lapisan 4);
  5. session (lapisan 5);
  6. presentasi (lapisan 6) dan
  7. aplikasi (lapisan 7).
 

Gambar 10. Model Referensi OSI (wikipedia.org)
Ke tujuh lapisan dari model referensi OSI dapat dibagi ke dalam dua kategori, yaitu lapisan atas (host layer) dan lapisan bawah (media layer). Lapisan atas dari model OSI berurusan dengan persoalan aplikasi dan pada umumnya diimplementasi hanya pada software. Lapisan tertinggi (lapisan aplikasi) adalah lapisan penutup sebelum ke pengguna (user). Pengguna dan lapisan aplikasi saling berinteraksi dengan software aplikasi yang berisi sebuah komponen komunikasi. Lapisan bawah dari model OSI mengendalikan persoalan transport data. Lapisan fisik dan lapisan data link diimplementasikan ke dalam hardware dan software, sedangkan lapisan network pada umumnya hanya diimplementasikan dalam software.
Sebelum munculnya model reference OSI, sistem jaringan komputer menjadi beraneka ragam dan sangat tergantung kepada pemasok perangkat jaringan (vendor), sehingga banyak perangkat memiliki protokol berbeda yang tidak dapat saling berkomunikasi. OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperabilitas antara pemasok yang berbeda, agar komunikasi berbagai perangkat jaringan yang berbeda tersebut dapat dilakukan.
Model referensi ini awalnya ditunjukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataan inisiatif ini mengalami kegagalan yang disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
1)      Standar model referensi ini sangat berdekatan jika dibandingkan dengan model referensi DARPA yang dikembangkan oleh lembaga Internet Engineering Task Force (IETF). Model referensi DARPA adalah model basis protocol TCP/IP  yang populer di gunakan dan kini menjadi protokol bagiopen system networking terbesar didunia (Internet) .
2)      Model referensi ini dianggap sangat kompleks dan kurang efektif. Beberapa fungsi seperti halnya metode komunikasi connectionless dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya sepertiflow control dan koneksi kesalahan di ulang-ulang pada beberapa barisan.
3)      Pertumbuhan internet dan protocol TCP/IP membuat model referensi OSI menjadi kurang diminati.
Pemerintah AS mencoba untuk mendukung model referensi OSI dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980an. Dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut denganGoverment Over Systems Interconnection Profile (GOSIP) usaha ini akhirnya di tinggalkan tahun 1955. Model referensi OSI pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protocol yang digunakan dalam dunia nyata semacam TCP/IP, DECNET dan IBM, System Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protocol (protocol stack) mereka ke model referensi OSI. Model referensi OSI pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan didalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
Dengan maksud agar jaringan tidak menjadi rumit, protokol OSI dibagi menjadi beberapa Level/Layer/Lapisan. Susunan dari layer ini menunjukan tahapan dalam melakukan komunikasi. Masing-masing layer memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan layanan kepada layer yang berada diatasnya. Level/Layer/Lapisan OSI itu adalah sebagai berikut:
1)      Physical Layer (Lapisan Fisik)
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet /token ring), topologi jaringan dan pengkabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana network interface card (NIC) dapat berkomunikasi atau berinteraksi dengan media kabel atau nirkabel. Lapisan fisik melakukan fungsi pengiriman dan penerimaan bit stream dalam medium fisik.
Hal-hal yang diatur oleh lapisan fisik, adalah:
  • Karakteristik fisik dari media dan antarmuka.
  • Representasi bit-bit. Maksudnya lapisan fisik harus mampu menterjemahkan bit 0 atau 1, juga termasuk pengkodean dan bagaimana mengganti sinyal 0 ke 1 atau sebaliknya.
  • Data rate (laju data).
  • Sinkronisasi bit.
  • Line configuration (Konfigurasi saluran). Misalnya: point-topoint atau point-to-multipoint configuration.
  • Topologi fisik. Misalnya: mesh, star, ring, bus.
  • Mode transmisi. Misalnya :half-duplex, full-duplex, simplex.
2)      Data Link Layer (Lapisan Data Link)
Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data di kelompokan menjadi format yang disebut sebagai frame, pada level ini terjadi koneksi kesalahan, flow control, pengamatan perangkat keras (seperti halnya media acces control address (mac address) dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, brigde, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spefikasi IEEE 80z, membagi level ini menjadi 2 level, yaitu lapisan logic link control / (LLC) dan lapisan media acces control (MAC). Lapisan data link berfungsi mentransformasi lapisan fisik yang merupakan fasilitas transmisi data mentah menjadi link yang reliabel. Dalam lapisan ini menjamin informasi bebas error untuk ke lapisan diatasnya.
Tanggung jawab utama lapisan data link ini adalah sebagai berikut :
  • Framing, yaitu membagi aliran bit (bit stream) yang diterima dari lapisan network menjadi unit-unit data yang disebut frame.
  • Physical addressing. Jika frame-frame didistribusikan ke sistem lain pada jaringan, maka data link akan menambahkan sebuah header di muka frame untuk mendefinisikan pengirim dan/atau penerima.
  • Flow control. Jika rate atau laju bit stream berlebih atau berkurang maka flow control akan melakukan tindakan yang menstabilkan laju bit.
  • Error control. Data link menambah reliabilitas lapisan fisik dengan penambahan mekanisme deteksi dan retransmisi frame-frame yang gagal terkirim.
  • Access control. Jika dua atau lebih perangkat (device) dikoneksi dalam link yang sama, lapisan data link perlu menentukan perangkat yang mana yang harus dikendalikan pada saat tertentu.
3)      Network Layer (Lapisan Network)
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. Lapisan network bertanggung jawab untuk pengiriman paket dengan konsep source-to-destination.
Tanggung jawab spesifik lapisan network ini adalah :
  • Logical addressing. Bila pada lapisan data link diimplementasikan physical addressing untuk penangan pengalamatan/addressing secara lokal, maka pada lapisan network problematika addressing untuk lapisan network bisa mencakup lokal dan antar jaringan/network. Pada lapisan network ini logical address ditambahkan pada paket yang datang dari lapisan data link.
  • Routing. Jaringan-jaringan yang saling terhubung sehingga membentuk internetwork diperlukan metoda routing/pe-rute-an. Sehingga paket dapat ditransfer dari satu perangkat yang berasal dari jaringan tertentu menuju perangkat lain pada jaringan yang lain.
4)      Transport Layer (Lapisan Transport)
Berfungsi untuk memecah data kedalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket di terima dengan sukses (unknown ledgement) & menstranmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang ditengah jalan. Pada intinya lapisan ini bertugas memastikan paket dihantar dengan benar. Tanggung jawab spesifik lapisan transport ini adalah :
  • Sevice-point addressing. Komputer sering menjalankan berbagai macam program atau aplikasi yang berlainan dalam saat bersamaan. Untuk itu dengan lapisan transport ini tidak hanya menangani pengiriman/delivery source-todestination dari Komputer yang satu ke komputer yang lain saja namun lebih spesifik kepada pengiriman jenis pesan (message) untuk aplikasi yang berlainan. Sehingga setiap pesan yang berlainan, aplikasi harus memiliki alamat (address) tersendiri lagi yang disebut service point address atau port address.
  • Segmentation dan reassembly. Sebuah pesan (message) dibagi dalam segmen- segmen yang terkirim. Setiap segmen memiliki nomor urut (sequence number). Sequence number ini yang berguna bagi lapisan transport untuk merakit (reassembly) segmen-segman yang terpecah atau terbagi tadi menjadi message yang utuh.
  • Connection control. Lapisan transport dapat berperilaku sebagai connectionless atau connection-oriented.
  • Flow control. Seperti halnya lapisan data link, lapisan transport bertanggung jawab untuk kontrol aliran (flow control). Bedanya dengan flow control di lapisan data link adalah dilakukan untuk end-to-end.
  • Error control. Sama fungsi tugasnya dengan error control di lapisan data link, juga berorientasiend-to-end.
5)      Session Layer (Lapisan Session)
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat di buat, di pelihara/dihancurkan. Selain itu di level ini juga dilakukan resolusi nama. Layanan yang diberikan oleh tiga layer pertama (fisik, data link dan network) tidak cukup untuk beberapa proses. Maka pada lapisan session ini dibutuhkan dialog controller.
Tanggung jawab spesifik :
  • Dialog control.
  • Sinkronisasi.
6)      Presentation Layer (Lapisan presentasi)
Berfungsi untuk menetralisasikan data yang hendak di transmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirector (redirector software).Presentation layer lebih cenderung pada syntax dan semantic pada pertukaran informasi dua sistem.
Tanggung jawab spesifik:
  • Translasi.
  • Enkripsi.
  • Kompresi.
7)      Application layer (Lapisan aplikasi)
Berfungsi sebagai antar muka antara aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protocol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, & NFS.
Daftar Istilah
  • Jaringan kerja (network): Hubungan komunikasi satu sama lainnya antara dua atau lebih alat sehingga membentuk suatu sistem.
  • Terminal: setiap titik dimana data dapat masuk atau keluar dari sistem.
  • Crosstalk: sebuah fenomena dimana signal transmisi pada sebuah sirkuit atau saluran, menciptakan efek mengganggu terhadap signal transmisi pada sirkuit atau saluran lainnya.
  • Noise signal: kesalahan pada signal berguna dalam mentransmisikan informasi yang diakibatkan gangguan acak dari suatu energi, baik energi natural ataupun buatan manusia
  • Interferensi: interaksi antar gelombang di dalam suatu wilayah. Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Bersifat merusak jika beda fasenya adalah 180 derajat, sehingga kedua gelombang saling menghilangkan.
Kata Kunci
Pengertian komunikasi data, perkembangan komunikasi data, evolusi komunikasi data, sistem komunikasi data, bentuk komunikasi data, model komunikasi data, jaringan komunikasi data, arsitektur komunikasi data, protokol komunikasi data, model referensi OSI (Open System Interconnections).